Archive for the 'Sistem Informasi' Category

Faktor-Faktor Sistemik Yang Menyebabkan Kesalahan Dalam Proses Identifikasi Kasus Dari Sistem Informasi Kesehatan Rutin Tingkat Nasional: Sebuah Studi Kasus Dari Modifikasi Bidang Sistem Informasi Pelayanan Kesehatan Di Philipina

Eng ing eng… Muncul lagi tulisan baru, kali ini penulis ingin berbagi sebuah hasil penelitian mengenai sistem informasi di negara tetangga. Lama tidak berkunjung ke Pubmed Central akhirnya ketemu artikel penelitian yang bisa di share dan coba disadur ke dalam bahasa Indonesia, walaupun hanya abstraknya saja. Maaf kalau hasilnya berantakan :). Sesuai judul diatas mari kita bahas. Lanjutkan membaca ‘Faktor-Faktor Sistemik Yang Menyebabkan Kesalahan Dalam Proses Identifikasi Kasus Dari Sistem Informasi Kesehatan Rutin Tingkat Nasional: Sebuah Studi Kasus Dari Modifikasi Bidang Sistem Informasi Pelayanan Kesehatan Di Philipina’

Iklan

Kunjungan ke Kementerian Kesehatan RI

Ruang Server Kementerian Kesehatan RI

Beberapa waktu lalu penulis berkunjung ke Kementerian Kesehatan. Kunjungan pertama penulis ke Bina Upaya Kesehatan tepatnya di pelayanan kesehatan dasar, di sini mendiskusikan mengenai pelayanan kesehatan di daerah terpencil dan pelayanan kesehatan keliling. Dalam diskusi sedikit menyentil mengenai aplikasi e-health yang dikembangkan oleh Bina Upaya Kesehatan, hanya saja tidak membahas terlalu detil. Ternyata seperti kata dosen penulis Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Harga Mati, tetapi pengembangan aplikasi belum mampu menjadi satu kesatuan masih dapat ditawar. Aplikasi e-health ini masih terus di kembangkan salah satunya adalah e-planning dan akan menyusul “e e” yang lain.. 🙂 Lanjutkan membaca ‘Kunjungan ke Kementerian Kesehatan RI’

E-Planning Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan

Beberapa waktu lalu penulis (bukan nama sebenarnya) mendapat pemberitahuan dari petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi bahwa ada aplikasi (software) e-planning yang dapat di download di website Dinas Kesehatan Provinsi. Tapi baru sempat download dan mempelajarinya setelah 3 minggu kemudian. Berdasarakan hasil penulusuran yang penulis dapat mengenai aplikasi ini ternyata aplikasi ini versi online-nya hanya dapat digunakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi dan UPT Vertikal di lingkungan Ditjen Bina Upaya Kesehatan, sedangkan software E-Planning offline digunakan oleh semua satker pengusul kegiatan (termasuk Dinkes Provinsi dan UPT Vertikal). Tetapi setelah membuka versi offline, tidak menutup kemungkinan untuk digunakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kota termasuk oleh Puskesmas. Lanjutkan membaca ‘E-Planning Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan’

Sistem Informasi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Elektronik Berbasis Web Kabupaten Kutai Timur

Setelah sebelumnya menulis mengenai Implementasi E-Government di Kabupaten Kutai Timur, selanjutnya penulis mencoba membagikan tulisan mengenai  Sistem Informasi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Berbasis Elektronik Kabupaten Kutai Timur yang sempat diikuti pada tanggal 3-4 Desember 2010 lalu di Hotel Kutai Permai Sengata.

Sistem Informasi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Berbasis Elektronik Kabupaten Kutai Timur merupakan bagian dari modul e-gov yang telah dikembangkan sebelumnya oleh Bappeda Kabupaten Kutai Timur. Sistem Informasi Musrenbang ini adalah sistem informasi berbentuk portal yang dikembangkan untuk memfasilitasi proses musrenbang RKPD Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Alikasi ini juga memungkinkan masyarakat dapat berpartisipasi dalam memberikan usulan perencanaan pembangunan di wilayanhnya, dengan melakukan input data pada usulan seperti pada gambar di bawah ini : Lanjutkan membaca ‘Sistem Informasi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Elektronik Berbasis Web Kabupaten Kutai Timur’

Implementasi E-Government di Kabupaten Kutai Timur

Sebenarnya website E-Gov Kabupaten Kutai Timur telah dikembangkan sejak tahun 2008, dan resmi dipergunakan pada tahun 2009, tetapi hanya terbatas pada modul e-budgeting. E-Gov ini terdiri dari beberapa modul yaitu e-procurement, e-budgeting, e-posting, e-project, e-controlling, public ekspose, e-connecting, dan Simbada. Pada tahun 2010 ini telah dilakukan pelatihan masing-masing modul tersebut. Kebetulan di tempat penulis dapat modul e-project dan e-contorlling, jadi yang bisa dibahas cuma ini saja, selain e-budgeting yang telah dilaksanakan dalam penyusunan anggaran Tahun 2009 dan 2010 yang lalu.

Kemarin, tepatnya tanggal 1 Desember 2010 dilakukan pelatihan untuk modul e-project dan e-cotrolling. tetapi penulis tidak sempat mengikuti pelatihan tersebut jadi diwakilkan, kebetulan ada rapat di Bappeda untuk rapat Program pembangunan daerah yang berkeadilan dengan menyusun target pencapaian sampai dengan tahun 2015. Jadi yang penulisceritakan di sini hanya dari manual book-nya saja.

Lanjutkan membaca ‘Implementasi E-Government di Kabupaten Kutai Timur’

Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Daerah (SIMREDA) Kabupaten Kutai Timur

Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Daerah (SIMREDA) Kabupaten Kutai Timur merupakan aplikasi komunikasi data yang disiapkan oleh pemerintah Kabupaten Kutai Timur yang dikoordinir oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) dimana dalam pelaksanaannya bekerjasama dengan BPS Provinsi Kalimantan Timur. Simreda ini diharapkan dapat menyusun pangkalan data (database) yang berkualitas baik, lengkap, dan terstruktur. Selain itu, Simreda diharapkan dapat menitegrasikan data yang ada pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Kutai Timur.

Tujuan penyusunan Simreda adalah pertama, menyediakan acuan untuk menyusun data dan informasi yang diperlukan. Data tersebut akan menunjukkan kelemahan dan kekuatan daerah dari sisi ketersediaan (supply), kebutuhan (demand), keberdayaan pemerintah daerah, serta sistem keuangan dan keamanannya. Kedua, menyusun format standar perekaman data dan informasi yang harus dikumpulkan oleh daerah untuk mendukung Pusat Data dan Pengendalian Pembangunan Daerah.

Lanjutkan membaca ‘Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Daerah (SIMREDA) Kabupaten Kutai Timur’

Sulitnya mendapatkan data yang valid

Data merupakan dasar dalam pengambilan keputusan, data yang tidak valid tentu akan mempengaruhi kualitas keputusan tersebut. Kesulitan dalam mendapatkan data yang valid bagi petugas pengelola data kabupaten adalah adanya data yang berbeda dari sumber yang berbeda pula, hal ini disebabkan karena format yang digunakan berbeda-beda walaupun data yang diminta sama. Misalnya saja data diare, data tersebut dapat kita temukan di SP2TP, Surveilans Puskesmas Terpadu (STP) dan Laporan Wabah mingguan (W2). Semua data bisa saja berbeda, bahkan ada yang pemegang pencatatan yang sama seperti STP dan W2 datanya berbeda. Lanjutkan membaca ‘Sulitnya mendapatkan data yang valid’



Kicauan Hati

Goresan Hati

Risalah Hati

Pengunjung Hati

  • 343,215 Pencinta

Jumlah Pencinta Saat Ini

Terjemahkan Dalam Bahasa Hati :

About Me Myspace Comments

Funny Myspace Comments

Pesan Hati

JAUHI NARKOBA!!!

Photobucket

HANYA MONYET YANG MEROKOK!!!

Funny Myspace Comments

HINDARI PERGAULAN BEBAS JIKA ANDA TIDAK INGIN DIKATAKAN BINATANG

Kisses Myspace Comments