Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Daerah (SIMREDA) Kabupaten Kutai Timur

Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Daerah (SIMREDA) Kabupaten Kutai Timur merupakan aplikasi komunikasi data yang disiapkan oleh pemerintah Kabupaten Kutai Timur yang dikoordinir oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) dimana dalam pelaksanaannya bekerjasama dengan BPS Provinsi Kalimantan Timur. Simreda ini diharapkan dapat menyusun pangkalan data (database) yang berkualitas baik, lengkap, dan terstruktur. Selain itu, Simreda diharapkan dapat menitegrasikan data yang ada pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Kutai Timur.

Tujuan penyusunan Simreda adalah pertama, menyediakan acuan untuk menyusun data dan informasi yang diperlukan. Data tersebut akan menunjukkan kelemahan dan kekuatan daerah dari sisi ketersediaan (supply), kebutuhan (demand), keberdayaan pemerintah daerah, serta sistem keuangan dan keamanannya. Kedua, menyusun format standar perekaman data dan informasi yang harus dikumpulkan oleh daerah untuk mendukung Pusat Data dan Pengendalian Pembangunan Daerah.

Dalam pertemuan presentase laporan akhir kegiatan updating data Simreda pada tanggal 30 Nopember 2010 di Ruang Rapat Bappeda, dilakukan sinkronisasi data dari masing-masing SKPD terhadap data yang telah dikumpulkan oleh pihak BPS. Ada beberapa data yang berbeda, yang paling mendasar adalah data jumlah penduduk antara BPS dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Ternyata data yang dari BPS merupakan data penduduk de facto sedangkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil secara de jure. Data secara de jure atau dicatat di mana biasanya bertempat tinggal (usual residence). Pencatatan data secara de jure tidak berlaku bagi mereka yang berstatus homeless, awak kapal, dan penduduk berpindah. Pencatatan terhadap mereka berdasarkan de facto, yakni di mana mereka berada. Jadi jika ditanya mana yang benar antara BPS dan Dinas Capil dan kependudukan maka jawabannya sama-sama benar.

Selanjutnya yang menarik lagi adalah pengelompokan umur berdasarkan range dari masing-masing instansi berbeda pengelompokan umurnya sesuai dengan kebutuhan. Untuk BPS menggunakan standar internasional yang telah ditentukan, sedangkan Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan menggunakan Peraturan Menteri Dalam Negeri berdasarkan keompok umur sekolah. Untuk Dinas Kesehatan sendiri pengelompokan berdasarkan umur sasaran program mulai dari neonatus, bayi, balita, remaja, dewasa, dan lansi. Jadi pengelompokan umur tidak dapat diseragamkan, tetapi seharusnya total semua jumlah penduduk seharusnya sama, walaupun pengelompokan umur berbeda.

Setelah acara presentase dan diskusi Simreda selesai, dilanjutkan dengan pelatiahn pengisian tabel yang terdapat di dalam Simreda oleh masing-masing SKPD, yang nantinya akan di publish dan digunakan oleh masyarakat. Semoga saja Simreda ini mampu membantu daerah dengan mudah dan cepat melihat peluang investasi dan potensi daerah untuk meningkatkan perekonomian daerah, yang pada akhirnya akan memberdayakan daerah di era otonomi untuk menuju e-government di Indonesia.

0 Responses to “Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Daerah (SIMREDA) Kabupaten Kutai Timur”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





Goresan Hati

Risalah Hati

Pengunjung Hati

  • 331,407 Pencinta

Jumlah Pencinta Saat Ini

Terjemahkan Dalam Bahasa Hati :

About Me Myspace Comments

Funny Myspace Comments

Pesan Hati

JAUHI NARKOBA!!!

Photobucket

HANYA MONYET YANG MEROKOK!!!

Funny Myspace Comments

HINDARI PERGAULAN BEBAS JIKA ANDA TIDAK INGIN DIKATAKAN BINATANG

Kisses Myspace Comments


%d blogger menyukai ini: