Pengembangan Sistem Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA) Kabupaten Kutai Timur

IMG_1145Salah satu amanat Undang-Undang 1945 adalah adanya pengembangan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan. Amanat lain dalam pasal 28H ayat (3) UUD 1945 bahwa “Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat“. Amanah UUD 1945 telah direspon oleh pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat yang secara resmi menetapkan UU No. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) pada tanggal 19 oktober 2004, yang didalamnya termasuk jaminan pemeliharaan kesehatan.

Pemerintah yang dimaksud dalam undang-undang tersebut meliputi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Propinsi dan Kabupaten/Kota). Hal ini dapat dilihat dalam Undang-Undang No. 32/2004 tentang Pemerintah Daerah dimana pada pasal 22 menyebutkan bahwa Pemerintah Daerah berkewajiban untuk mengembangkan Sistem Jaminan Sosial yang didalamnya termaktub Sistem Jaminan Kesehatan. Peran Pemerintah Daerah untuk menyelenggarakan Sistem Jaminan Sosial semakin kuat dengan dikabulkannya judicial review atas UU no. 24 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) oleh Mahkamah konstitusi Republik Indonesia.

Dari pemaparan di atas maka Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengembangkan suatu sisten jaminan kesehatan yang disebut Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA) yang sasarannya adalah seluruh masyarakat yang tidak mendapatkan jaminan pemeliharaan kesehatan. Hasil analisis kajian awal kesiapan pengembangan JAMKESDA di Kabupaten Kutai Timur yang dilakukan oleh Pusat Pengembangan Sistem Pembiayaan dan Manajemen Asuransi/Jaminan Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada adalah sebagai berikut:

1. Analisis Kesiapan Masyarakat

a. Berdasarkan hasil analisis pendahuluan diketahui bahwa 67% responden yang diambil secara <i>cluster random sampling</i> menyatakan belum memiliki jaminan kesehatan. Jika hasil penelitian ini digeneralisasikan maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat di Kabupaten Kutai Timur sangat memerlukan perlindungan jaminan kesehatan terutama bagi mereka yang tidak mampu tetapi tidak tergolong miskin sehingga tidak dapat dicover oleh Jamkesmas atau miskin tetapi diluat kuota Jamkesmas.

b. hampir seluruh responden (80%) tertarik untuk menjadi peserta program jaminan kesehatan jika Pemerintah Daerah Kutai Timur mengembangkan sebuah program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

c. Hanya sedikit sekali (3.7%) responden yang menyatakan tidak tahu, sehingga tidak memilki keputusan mengenai sejauh mana tingkat ketertarikannya terhadap Jaminan Kesehatan. Hal ini menjadi tantangan bagi Badan Penyelenggara Jamkesda Kabupaten Kutai Timur untuk terus melakukan upaya sosialisasi kepada masyarakat secara intensif dan kontinyu.

d. Harapan responden terhadap Pelaksana Pelayanan Kesehatan (PPK) 72.9% diharapkan tidak membeda-bedakan antara pasien umum dengan pasien Jamkesda, tentunya hal ini menyangkut kepuasan pelayanan pasien. PPK juga diharapkan melayani pasien Jamkesda dengan ramah, ada rasa empati, profesional serta responsif terhadap pasien.

2. Analisis Kesiapan Pemberi Pelayanan Kesehatan (PPK)

a. Dukungan PPK atas pengembangan program Jamkesda Kabupaten Kutai Timur sangat besar. Hampir 100% PPK responden mendukung pengembangan program tersebut. Terhadap pertanyaan akan kesediaan responden untuk menjadi PPK dalam Jamina Kesehatan Daerah Kabupaten Kutai Timur, mayoritas 65.4% responden menyatakan bahwa mereka bersedia, dan 30.8% menyatakan sangat bersedia. Hanya 3.8% responden yang tidak bersedia menjadi PPK dalam Jamkesda Kabupaten Kutai Timur.
b. Namun di sisi lain, baru sebagian kecil (7.7%) Dokter responden yang mengetahui rencana pengembangan Jamkesda Kabupaten Kutai Timur. Oleh karena itu menjadi tugas Badan Penyelenggara atau pihak-pihak yang bertanggung jawab untuk mensosialisasikan secara intensif dan kontinyu pengembangan Jamkesda Kabupaten Kutai Timur kepada PPK.
c. Dengan diberlakukannya jam kerja karena adanya program Jamkesda, diharapkan adanya keseimbangan antara beban kerja dan pendapatan PPK.
d. Fasilitas penunjang diagnostik, Sistem Informasi Kesehatan, Sistem Manajemen Jamkesda dan peningkatan SDM perlu ditingkatkan dan dipersiapkan sebaik mungkin sebelum program Jamkesda Kabupaten Kutai Timur dilaksanakan.
e. Data yang berhak ikut program Jamkesda bagi masyarakat, dan yang perlu subsidi dari Pemda harus ditetapkan terlebih dahulu.

Adapun saran dan rencana yang aka dilakukan tahun 2010 yaitu :
1. Pengembangan Jaminan Kesehatan Daerah sangat prospektif akan tetapi masih memerlukan kajian yang lebih mendalam untuk menganalisa model penyelenggaraan dan kelembagaan yang sesuai dengan keadaan, kebutuhan dan karakteristik Kabupaten Kutai Timur.
2. Perlu segera dikembangkan payung hukum sistem jaminan kesehatan berbentuk dengan penyusunan Peraturan Daerah (PERDA) tentang Jamkesda untuk melindungi masyarakat yang tidak masuk keluarga miskin dan belum mendapatkan perlindungan kesehatan (non kuota Jamkesmas), sehingga keberlangsungan program tetap terjaga meskipun terjadi pergantian Kepala Daerah.
3. Untuk meningkatkan kapasitas (capacity building) Badan Penyelenggara Jamkesda Kutai Timur nperlu terus dilakukan upaya asupan pengetahuan berkelanjutan (continuing education) melalui program short term dan long term. Program short term bisa ditempuh melalui trainning, magang, pelatihan dan studi banding. Program long term ditempuh dengan melaksanakan pendidikan pasca sarjana di bidang kebijakan pembiayaan dan manajemen asuransi/jaminan kesehatan atau program pendidikan profesi ahli asuransi kesehatan.

1 Response to “Pengembangan Sistem Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA) Kabupaten Kutai Timur”


  1. 1 christina yenny 6 Maret 2012 pukul 6:05 am

    jamkesda sudah dilaksanakan di Kabupaten Klaten dan kota madya Depok, profilenya bagus bagi pemda dan masyarakat setempat


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





Goresan Hati

Risalah Hati

Pengunjung Hati

  • 331,407 Pencinta

Jumlah Pencinta Saat Ini

Terjemahkan Dalam Bahasa Hati :

About Me Myspace Comments

Funny Myspace Comments

Pesan Hati

JAUHI NARKOBA!!!

Photobucket

HANYA MONYET YANG MEROKOK!!!

Funny Myspace Comments

HINDARI PERGAULAN BEBAS JIKA ANDA TIDAK INGIN DIKATAKAN BINATANG

Kisses Myspace Comments


%d blogger menyukai ini: