E-Planning Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan

Beberapa waktu lalu penulis (bukan nama sebenarnya) mendapat pemberitahuan dari petugas dari Dinas Kesehatan Provinsi bahwa ada aplikasi (software) e-planning yang dapat di download di website Dinas Kesehatan Provinsi. Tapi baru sempat download dan mempelajarinya setelah 3 minggu kemudian. Berdasarakan hasil penulusuran yang penulis dapat mengenai aplikasi ini ternyata aplikasi ini versi online-nya hanya dapat digunakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi dan UPT Vertikal di lingkungan Ditjen Bina Upaya Kesehatan, sedangkan software E-Planning offline digunakan oleh semua satker pengusul kegiatan (termasuk Dinkes Provinsi dan UPT Vertikal). Tetapi setelah membuka versi offline, tidak menutup kemungkinan untuk digunakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kota termasuk oleh Puskesmas.

Sebelum bicara lebih lanjut mungkin lebih baik kita mengenal dulu siapa si e-planning ini. Berdasarkan informasi dari petunjuk teknis e-planning dijelaskan bahwa Sistem Perencanaan Elektronik (e-planning) adalah sebuah sub sistem dari sistem kesehatan elektronik (e-health), yakni sebuah tools untuk membantu proses perencanaan kegiatan (dalam hal ini pengusulan kegiatan) yang akan dilaksanakan untk tahun berikutnya. Adapun tujuan dan manfaat dari e-planning ini yaitu adanya efisiensi anggaran, mendukung program reformasi birokrasi, mendukung terciptanya green office dengan konsep paperless, menguatkan peran Dinkes Provinsi, mempermudah dalam memperoleh data yang informatif, data lebih cepat masuk untuk diolah dan bisa langsung diinformasikan oleh satkermaupun pimpinan sebagai laporan (up to date).

Dalam Permendagri Nomor 54 Tahun 2010 pada pasal 11 Pendekatan Penyusunan Program, Kegiatan, Alokasi Dana Indikatif dan Sumber Pendanaan pada ayat 4 menyebutkan Perencanaan dan penganggaran terpadu merupakan pengambilan keputusan penetapan program dan kegiatan yang direncanakan, merupakan satu kesatuan proses perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi, konsisten dan mengikat,untuk menjamin tercapainya tujuan dan sasaran program dan kegiatan pembangunan daerah. Selain itu dalam permendagri Nomor 54 Tahun 2010, juga menyebutkan terciptanya sinkronisasi dan sinergi pelaksanaan pembangunan daerah dalam upaya mencapai daya guna dan hasil guna yang sebesar-besarnya.

Selanjutnya alur pengajuan usulan dalam e-planning ini juga disebutkan dalam juknis. Tetapi di sini penulis hanya membatasi dari Puskesmas ke Provinsi, karena selanjutnya bukan wewenang penulis (Lho?!?). Pertama-tama Puskesmas mengusulkan kegiatan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dengan diketahui oleh Bupati/Walikota kemudian dilanjutkan ke Dinkes Provinsi untuk diverifikasi secara online dan diteruskan ke Ditjen BUK. Usulan ini tidak dapat diproses apabila tidak disertai rekomendasi oleh  Dinas Kesehatan Provinsi. Dalam melakukan pengusulan, tidak semua usulan dapat ditampung dalam e-planning, karena telah dibatasi di masing-masing unit kerja. Untuk Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota atau usulan dari Puskesmas hanya dapat berupa pengadaan alat kesehatan, pembangunan gedung kesehatan dan bukan untuk rehabilitasi gedung dan ambulance. Tak lupa pula seperti iklan “syarat dan ketentuan berlaku”.(Sepertinya mengarah ke DAK ney?!)

Setelah membicarakan mengenai proses e-planning dari sudut pandang Juknis e-planning, selanjutnya kita bicarakan dari sudut pandang penulis. E-Planning sebenarnya baik buat kepentingan pusat, untuk dapat mengakomodir kebutuhan dari level paling bawah (Puskesmas), karena ke depan proses perencanaan akan ditanyakan mengenai historis munculnya kegiatan anggaran, dan tidak ujuk-ujuk kegiatan muncul begitu saja tanpa diketahui asal usulan tersebut darimana. Aplikasi e-planning ini menunya juga masih banyak mengakomodir kebutuhan pusat, termasuk dengan kegiatan dan tampilan laporannya. Jadi untuk daerah mungkin dapat mengembangkan aplikasi seperti ini sesuai dengan kebutuhan di daerah, khususnya untuk menampung usulan dari puskesmas, sesuai dengan alur Perencanaan Tingkat Puskesmas. Mungkin aplikasi ini bisa dimasukkan ke dalam sub sistem SIKDA. Termasuk aplikasi-aplikasi lainnya sesuai kebutuhan informasi di daerah. Tetapi ujung-ujungnya mentok dimasalah dana untuk mengembangkan beberapa aplikasi di daerah.

About these ads

14 Responses to “E-Planning Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan”


  1. 1 anung 27 September 2011 pukul 7:55 am

    e-planning offline yang 09-09-2011.rar kok ngak bisa di downloads.
    terima kasih

  2. 2 Autis_ToA 28 September 2011 pukul 9:36 am

    mas, boleh g’ aq minta source code x? kalo boleh tolog kirimkan ke email thanks

  3. 3 dani 28 September 2011 pukul 11:50 am

    terus kalo mau mendownload aplikasi e-planning dimana? dan bagaimana caranya

  4. 4 Andi Herman 28 September 2011 pukul 1:15 pm

    >Autis_ToA : Source code milik Kemenkes… ;)
    >Anung dan Dani : Silahkan ke TKP —> http://buk.depkes.go.id/index.php?option=com_docman&task=cat_view&gid=95&Itemid=132

  5. 5 agus 8 Oktober 2011 pukul 1:51 pm

    bisa nih jadi salah satu judul skripsi…hehehe

  6. 6 Adipati Naya Dikrama 19 Oktober 2011 pukul 11:47 pm

    aplikasi yang di bilang e-health di BUK saat ini jauh dari aplikasi layaknya sesuai dengan namanya e-health. mestinya kemenkes dapat bekerjasama dengan kemenkominfo untuk membuat standardisasi aplikasi sistem informasi manajemen semua satker yg ada dalam binaan kemenkes, termasuk dinas, rumah sakit ataupun puskesmas. sehingga antar satker bisa saling bertukar data. program-program yang dibuat oleh buk hanya didasarkan pada kebutuhan BUK saja, tanpa mempertimbangkan satker yang sudah memiliki sistem sendiri. akibatnya terjadi pemborosan penggunaan sumberdaya karena harus memasukan data dalam SIM beberapa kali.

  7. 7 Purwanto 22 Februari 2012 pukul 11:48 am

    semoga bisa lancar ya… baik dari sisi entry data sampai dengan pemanfaatan datanya..
    wah ternyata ketemu juga blognya mas Andi

    • 8 adit_yanuarlan@yahoo.co.id 28 Agustus 2012 pukul 9:35 am

      Oh iya… Program Ini sudah meraih ISO loh.. Mantab…
      Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

  8. 9 m yusuf gultom 29 Februari 2012 pukul 2:04 pm

    menggunakan bahasa pemrograman apa ni aplikasi & memakai database apa. . . . . . ???????????

  9. 10 AY 27 Maret 2012 pukul 4:32 pm

    e-Planning sekarang sudah terintegrasi dengan e-DAK yang kesemuanya adalah sebuah sistem perencanaan. Kedepannya kesemua sub-sistem akan menjadi satu dimana akan ada Perencanaan, Pelaksanaan dan juga Pelaporan, yang gunanya tentu saja dapat mengurangi angka KKN.

    Untuk semua bisa di Download di http://www.buk.depkes.go.id

    semua bisa coba. Untuk e-Planning offline username nya : admin passwordnya : admin

    Untuk e-DAK usernamnya : admin Passwordnya : dak

    Silahkan mencoba.

  10. 11 pak udin 18 Juni 2012 pukul 6:48 pm

    wah, informatif, saya ada bahan untuk kertas kerja saya. Thanks atas sharing ilmunya

  11. 12 lovely 27 November 2012 pukul 9:04 pm

    terima kasih infonya…. sangat bermanfaat.. kalo e_monev apa sama dgn e-monDAK? soalnya dlm e-monev juga sudh ada menu untuk DAK..

  12. 13 zaenuri 28 November 2012 pukul 11:00 pm

    mengapa untuk input rencana kerja anggaran DAK tidak bisa diinput, mohon infonya. tks

  13. 14 Agung Putra 3 Desember 2012 pukul 11:03 am

    Saya pernah install e-planning untuk th 2012 dengan jumlah menu 4, saya coba uninstall, lalu install dengan yang terbaru untuk DAK 2013. Pd komp saya menu DAK sebelumnya (Th2012) saja yang muncul menu DAK 2013 yang ada 6 tersebut tdk mau muncul. Tetapi sy coba di komp lain yg belum pernah install e-planning mau muncul sebagaimana mestinya. Mohon pencerahan, Terimakasih.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





Kicauan Hati

  • Tahun 90an pengendara motor ngebut digang yang banyak anak kecilnya, pengendara yg diomelin. Sekarang, anak kecilnya yg diomelin pengendara. 8 hours ago

Goresan Hati

Risalah Hati

Pengunjung Hati

  • 197,772 Pencinta

Jumlah Pencinta Saat Ini

Terjemahkan Dalam Bahasa Hati :

About Me Myspace Comments

Funny Myspace Comments

Pesan Hati

JAUHI NARKOBA!!!

Photobucket

HANYA MONYET YANG MEROKOK!!!

Funny Myspace Comments

HINDARI PERGAULAN BEBAS JIKA ANDA TIDAK INGIN DIKATAKAN BINATANG

Kisses Myspace Comments


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 137 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: